Koneksi ke Internet Menggunakan Mesin Virtual
Konfigurasi Jaringan di Kali
Linux
Jika kita berada dalam suatu jaringan tertentu, dan
ingin berkomunikasi denan keseluruhan jaringan, kita harus memiliki identitas
sebagai anggota jaringan. Komputer memiliki MAC address sebagai identitas asli.
Namun ketika berada dalam suatu janringan, komputer memiliki identitas anggota
berupa IP Address.
Terdapat dua mekanisme dalam jaringan ketika router
ingin memberika IP address kepada client, yaitu menggunakan DHCP (Dynamic Host
Configuration Protocol) dan Static IP.
DHCP biasanya berada di dalam sebuah server dalam jaringan sehingga disebut dengan DHCP server yang bertugas menangani pembagian IP address untuk setiap client yang terhubung ke dalam jaringan secara otomatis
Pada mekanisme Static IP diharuskan melalukan
konfigurasi IP address secara manual. Prosesnya yaitu harus mencari IP address
di dalam jaringan yang belum dipakai client lain, lalu menggunakan IP address
tersebut untuk komputer kita. Karena jika memakai IP address yang telah
digunakan client lain akan terjadi collision atau bentrokan di dalam jaringan.
Mengecek Network Interface
Untuk mengecek apakah kita sudah terkoneksi ke dalam
jaringan atau belum, kita harus melihat status dari network interface dari komputer. Network interface adalah
representasi dari network adapter di dalam kali linux.
Pada linux, interface untuk wired coonection diawali
dengan “eth” atau ethernet dan interface untuk wireless connection diawali
dengan “wlan” atau wireless LAN. Kemudian ada interface “lo” atau loopback
yaitu virtual network yang digunakan adar dapat berkomunikasi dengan komputer
sendiri. Alamat dari local host diatur oleh interface ini. Sehingga nanti akan
menemukan interface dengan nama lo, eth0, eth1, wlan0, dan lain-lain.
Ifconfig (interface configuration) menampilkan
informasi interface lengkap dengan IP address jika telah tersambung ke
jaringan. IP address ada dua versi yaitu Ipv4 dan Ipv6. Secara umum IP address
yang dipakai sekarang masih pada Ipv4 yang direpresentasikan oleh inet addr.
Informasi
interface yang memiliki wireless extention dapat dilihat dan dikofigurasikan
melalui iwconfig (wireless configuration). Jika pada ifconfig, informasi yang
diperoleh mengenai IP address, sedangkan pada iwconfig akan menemukan informasi
seperti access point mana
terkoneksi. Bisa dibilang iwconfig seperti wireless network manager pada
windows namun berbasis CLI (Command Line Interface)
Konfigurasi Static IP Address
Ada kalanya
sebuah jaringan tidak mengaktifkan fitur DHCP pada routernya sehingga walaupun
kita sudah terhubung ke dalam suatu jaringan, kita tidak mendapatkan IP address
secara otomatis. Sehingga kita harus mengeset IP address, subnet mask, default
gateway, dan lain-lain secara manual
Setelah
terhubung dengan jaringan ethernet, tentukan satu IP address yang sedang tidak
digunakan oleh host lain untuk dijadikan IP address kita.
Kemudian
tambahkan default gateway berupa IP address router yang menyambungkan jaringan
lokal dengan jaringan luar. Untuk mengecek apakah gateway sudah benar, cek ping
ke salah satu website misalnya www.google.com (IP address 8.8.8.8). jika ping berhasil berarti kita
sudah tersambung dengan internet.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar